sungai ini enggan berhenti mengalir,,,
kau seperti membawa hatiku pergi jauh,,,
sangat jauh hingga hati itu tadak mampu lagi mengecap rasa...
aku takbisa hidup tanpa hati...
walau sudah ribuan kali kumaki diriku, tapi tetap takbisa kumaAfkan,,,
takbisa kumaAfkan diriku yg membiarkanMu merasa sendiri karna ketiadaAnku disisimu
aku tak ingin menyesali yg sudah terjadi
tapi sungai itu terus mengalir hingga membuatQ abai akan adanya sang pencipta
ampun TUHAN,,, Ampun
aku tak ingin lalai dari kewajibanQ padaMU,,,
tapi aku takbisa mengendalikan anugrahMU yang satu ini
dia bisa menjadi api yang membakarku
diapun bisa menjadi air bah yang menghanyutkanQ
namun aku ingin dia menjadi kuda putih yang bisa membawaku ke surgaMU
ku ingin dia menjadi energi yang membuatku terus berjalan menggapai ridhoMU
raga ini terus menggigil, merintih kesakitan karna harus terus berjalan tanpa hati
jiwa ini lemah takberdaya ketika suaramu berubah parau karna tangis
jiwa & raga ini terus meronta dan meneriakan namamu
terus teriak agar kau mengerti bahwa dia takbisa tanpa hatinya
kau benar-benar telah pergi ketika jiwa ini mencoba mengurung diri dalam sangkar mimpi
kau benar-benar telanh terbang menjauh ketika raga ini mencoba menyumbat mata air yang mengalir di sungai imaji
apa memang aku hanya seorang diri ???
apa memang aku hany punya kamu ???
apa memang hatiku akan kembali ???
tanya itu terus di bisikan oleh jiwa saat raga terus berusaha membendung sungai yg terus mengalir
cinta memang tidak bersayap, tapi dia bisa terbang kemanapun ia mau, dan bisa hinggap dimanapun ia berkehendak
BalasHapus